You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Personil Gabungan Lakukan Penertiban PKL di Terminal Pinang Ranti
photo Nurito - Beritajakarta.id

PKL di Kawasan Terminal Pinang Ranti Ditertibkan

Puluhan personel gabungan melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan menata kawasan Terminal Pinang Ranti di Jalan Raya Pondok Gede, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

"Melanggar aturan"

Camat Makasar, Dimas Prayudi mengatakan, penertiban dilakukan untuk menjaga kawasan Terminal Pinang Ranti agar tetap tertib dan rapi. 

Penertiban PKL Langgar Aturan di Jalan Raya Bogor Diintensifkan

"Kami ingin fasilitas umum dapat digunakan sebagaimana mestinya dan para PKL tidak berjualan di tempat yang melanggar aturan," ujarnya, Rabu (30/9).

Dimas menjelaskan, penertiban tersebut sudah diawali dengan tindakan persuasif melalui sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang pada awal Agustus 2026. 

"Para pedagang dikumpulkan di kantor kecamatan dan diberikan pemahaman agar tidak lagi berjualan di lokasi ini dengan memberikan tenggat waktu hingga 29 September," terangnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kecamatan Makasar, Robinhot Butar Butar menyampaikan, penertiban melibatkan 55 personel gabungan dari unsur kecamatan dan kelurahan, Satuan Pelaksana Perhubungan, Bina Marga, Sumber Daya Air, serta pengurus RT/RW, LMK, dan FKDM setempat.

Robinhot menambahkan, setelah penertiban, akses menuju Halte Transjakarta akan dipagar untuk mencegah pedagang kembali memasukkan gerobak maupun mendirikan lapak di atas pedestrian.

Selain pemagaran, kawasan tersebut rencananya akan ditata menjadi taman oleh pihak kelurahan. Penataan diharapkan membuat lingkungan sekitar terminal lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi pengguna transportasi umum.

"Setiap hari lima anggota Satpol PP juga ditugaskan memonitor kawasan ini. Kalau masih ada yang nekat berjualan akan ditertibkan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Bambang Triwidodo mendukung rencana penataan tersebut karena keberadaan taman akan membuat kawasan yang sebelumnya semrawut menjadi lebih bersih dan rapi.

"Kalau ditata rapi dan dibuatkan taman tentu kami juga setuju. Lingkungan jadi bersih dan rapi," tuturnya.

Bambang berharap, pemerintah tetap memperhatikan para pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari lokasi tersebut dengan menyediakan tempat relokasi.

"Setiap hari terdapat sekitar 30 hingga 40 pedagang yang berjualan secara bergantian di kawasan ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1527 personFolmer
  2. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1488 personAnita Karyati
  3. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1486 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye970 personNurito
  5. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye957 personTiyo Surya Sakti